Mungkin…

Kenapa film impor terkesan lebih berkualitas dibanding dengan film dalam negeri? Mungkin, faktornya bukan hanya perkara teknologi yang digunakan dan kemampuan pemain dalam memerankan karakter, namun juga pada alur cerita/isinya.
Di Indonesia, alur cerita dibuat “mbulet”, belok kesana kemari More

Ozon Sudah Habis

“ ozon udah habis” komentar temanku saat aku mengatakan
“ diluar panas dan sinar matahari masih tampak terlihat, tapi kok ada ujan??”
Setelah itu, aku berpikir. Mungkin aja kan?? Apalagi emang isu tentang global warming makin gencar diserukan. Bahkan, tema-tema perlombaan sekarang hampir semua bertema mengenai lingkungan. Bosen sih,, tapi memang itu perlu dilakukan supaya masyarakat yang belum tahu mengenai global warming bisa tahu dan bisa berpartisipasi. Meskipun partisipasinya dalam bentuk yang paling kecil dan sederhana, itu bisa menyelamatkan bumi kita yang tercinta. He,, hee,, aku aja bikin posting di blog juga biasanya nggak jauh-jauh dari topik global warming. Ayo dong, sebelum ozon kita memang benar-benar habis(rusak), kita pelihara yuk bumi kita!!

Persetan dengan Murahnya, Hemat Energi itu Perlu!!

pijar vs lampu hemat energi

bohlam

Terlalu kejam sepertinya judul diatas, tapi enggak bila kita melihat bumi yang rusak karena adanya eksploitasi berlebihan. Listrik dan minyak bumi merupakan energi yang paling sering kita gunakan. Membuat hidup kita lebih mudah. Tapi, seringkali jalan yang ditempuh untuk mendapatkannya (minyak dan listrik) harus merusak lingkungan. Jadi, bukankah kita sangat kejam bila nggak memanfaatkan energi itu dengan baik? Maka, ayo kita bersama-sama menghemat energi! Contoh paling umum yang dapat kita lakukan untuk menghemat penggunaan listrik seperti…

1.Matikan lampu saat tidak diguanakan

2.Gunakan lampu hemat energi (meskipun mahal, lihat sisi positifnya)

Khusus untuk nomer 3, banyak kan rumah-rumah yang masih menggunakan lampu pijar sebagai penerangaannya? Yang cahayanya redup tapi murah meriah. Padahal kita dianjurkan untuk memakai lampu hemat energi yang memang sedikit lebih mahal. Meskipun mahal, coba deh kita lihat sisi positifnya. Lampu hemat energi 5 watt memiliki kuat terang yang sama dengan lampu pijar 25 watt. Ini berarti untuk menghasilkan kuat terang yang sama, lampu hemat energi membutuhkan energi yang lebih sedikit. Kita pun sudah ikut menghemat penggunaan listrik. Kalo listriknya hemat, bayarnya pun juga hemat. Lampu hemat energi memiliki ballast teknologi yang mampu mem-filter energi listrik sebelum mengalir ke kawat bohlam. Hebatnya, teknologi ini, menjadikan energi yang dibutuhkan menjadi lebih sedikit. Selain itu, lampu hemat energi juga memiliki life cycle yang lebih tahan lama. Sehingga kita nggak perlu bolak-balik mengganti lampu. So, ayo kita pake lampu hemat energi.

chat facebook via ponsel

Kamu termasuk oarang yang doyan chating di facebook? Atau mungkin kamu dah ketagihan sama fitur ini? Wahh kalo udah ketagihan gini, dimanapun dan kapanpun pasti pengennya online terus. Padahal, nggak setiap saat kita bisa berada di depan layar komputer. Alhasil ponsel dijadikan alternatif untuk menikmati catting fb ini. More

roof garden harus di-tren kan!!

Kalo di tokyo, beijing, dan new york kata “roof garden”
udah biasa di praktikan, di indonesia kata ini sudah banyak digaungkan tapi jarang dipraktikan. Padahal indonesia merupakan negara yang merusak hutannya dalam skala besar di waktu yang singkat More

Previous Older Entries

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.